Jam tangan mewah bukan hanya alat penunjuk waktu, tapi juga simbol seni dan gaya. Dari banyaknya merek jam mewah, beberapa yang paling populer adalah Tudor dan Rolex. 

Bagi yang sudah lama terjun dalam dunia koleksi jam tangan, tentu nama Tudor dan Rolex  sudah tidak asing lagi. Kedua merek ini memang saling berkaitan. Namun, manakah yang lebih baik, Tudor atau Rolex?

Jika ingin tahu lebih banyak tentang merek jam ini, coba baca terus artikel ini untuk mengetahui sejarah, harga, serta kesamaan antara Tudor dan Rolex.

Sejarah Jam Tangan Tudor dan Rolex

Para penggemar jam tangan mewah pasti tahu bahwa Tudor dan Rolex adalah merek dengan sejarah yang kaya. Keduanya didirikan oleh orang yang sama, yaitu Hans Wilsdorf.

Pada tahun 1926, enam tahun setelah merilis Rolex, Hans Wilsdorf merilis Tudor sebagai versi lebih terjangkau dari Rolex. Nama merek ‘Tudor’ terinspirasi oleh periode Tudor di Inggris, yaitu masa yang terkenal karena petualangan, seni, dan awal dari era baru.

Berbagai angkatan laut, termasuk Navy SEAL Amerika Serikat dan Marine Nationale Perancis, menggunakan Tudor dan Rolex untuk misi penyelaman mereka.

Karena berasal dari merek yang sama, banyak koleksi Tudor dan Rolex memiliki nama dan desain yang serupa.

Baca juga: Tudor vs TAG Heuer: Sejarah, Fitur, dan Harganya

Perbedaan antara Tudor dan Rolex

Meskipun berasal dari perusahaan yang sama, Tudor dan Rolex memiliki beberapa perbedaan kecil. Berikut detailnya.

1. Desain

Jam tangan Rolex biasanya memiliki desain yang lebih rapi dan klasik, menekankan keanggunan dan keurbanan. Jamnya sering menampilkan garis halus, permukaan yang dipoles, dan estetika yang bersih.

Di sisi lain, jam tangan Tudor cenderung memiliki desain yang lebih berani dan penuh petualang, gaya bermain-main, fokus pada kekokohan dan fungsionalitas. 

Jam Tudor sering menampilkan garis yang lebih tebal, dial yang lebih berwarna-warni, dan berbagai bahan yang lebih komprehensif.

tudor vs rolex

2. Teknologi

Rolex dikenal dengan gerakan in-house-nya yang diproduksi sepenuhnya oleh perusahaan itu sendiri. Hal ini memungkinkan pengendalian yang lebih besar terhadap kualitas dan konsistensi gerakan tersebut.

Sementara itu, Tudor telah lama menggunakan gerakan dari pemasok eksternal seperti ETA dan Valjoux. 

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Tudor mulai memproduksi gerakan in-house-nya sendiri yang kini digunakan dalam beberapa model terbaru mereka.

Baca juga: Macam-macam Perbedaan antara Gerakan Jam Tangan Mewah

3. Material

Rolex menggunakan baja 904L, yang dianggap lebih unggul daripada baja 316L yang digunakan oleh Tudor. Baja ini merupakan material yang lebih tahan lama dan tahan terhadap goresan untuk jam tangan Rolex.

Sementara itu, jam tangan Tudor menggunakan 316L, yang masih merupakan material berkualitas tinggi namun mungkin tidak se tahan terhadap goresan seperti baja 904L.

Harga dan Nilai Jual Kembali Tudor dan Rolex 

tudor vs rolex

Kedua merek terkenal ini memiliki daya tarik, karakteristik, harga, dan nilai jual yang unik. Jam tangan Tudor umumnya memiliki harga lebih rendah daripada jam tangan Rolex.

Jam tangan Rolex lebih mahal karena reputasinya, gerakan in-house, dan bahan berkualitas tinggi. Mereka sengaja menawarkan jam tangan yang lebih terjangkau di bawah merek Tudor, dengan desain yang mirip dengan Rolex.

Selain itu, jam tangan Tudor terbukti mempertahankan nilainya selama waktu yang tidak terbatas, mirip dengan induk perusahaannya, Rolex. Harga jam tangan Rolex telah meningkat dengan cepat selama bertahun-tahun.

Rentang harga Tudor dimulai dari Rp 28.000.000. Sementara itu, Rolex memiliki rentang harga yang lebih tinggi, dimulai dari Rp 82.000.000.

Similar Tudor and Rolex Collection

Tudor dan Rolex memiliki banyak koleksi yang sama. Berikut adalah beberapa contoh jam tangan yang serupa dari kedua merek tersebut.

1. Tudor Black Bay GMT vs. Rolex GMT-Master II Pepsi

Tudor Black Bay GMT memiliki casing stainless steel berukuran 41 mm, sedangkan Rolex GMT-Master II Pepsi berukuran 40 mm.

Keduanya memiliki dial gradien biru-hitam. Namun, Tudor memiliki jarum GMT, dan Rolex memiliki jarum 24 jam merah dengan bezel keramik.

Tudor didukung oleh gerakan in-house MT5652, sedangkan Rolex didukung oleh gerakan in-house kaliber 3285.

Kedua jam tangan ini memiliki cadangan daya selama 70 jam. Tudor tahan air hingga 200 meter, dan Rolex hingga 300 meter, dan keduanya memiliki kaca kristal safir.

Baca juga: Rolex akan Hentikan Produksi GMT ‘Pepsi’, Rumor atau Fakta?

2. Tudor Submariner vs. Rolex Submariner

Jam tangan Tudor Submariner dan Rolex Submariner memiliki casing stainless steel berukuran 41 mm, dial hitam, bezel keramik hitam unidirectional, dan cadangan daya selama 70 jam.

Namun, Tudor didukung oleh gerakan in-house MT5602, dan Rolex menggunakan gerakan in-house kaliber 3230. Tudor Submariner tahan air hingga 200 meter. 

Sementara itu, Rolex tahan air hingga 300 meter. Tudor memiliki kaca kristal safir, dan Rolex memiliki kaca kristal yang tahan terhadap goresan.

3. Tudor Black Bay vs. Rolex Daytona

Kesamaan antara kedua jam tangan ini dapat dilihat dari dial hitamnya. Namun, ada perbedaan yang cukup signifikan.

Tudor Black Bay memiliki casing stainless steel berukuran 41 mm, sedangkan Rolex Daytona berukuran 40 mm. Tudor memiliki bezel hitam, sementara Rolex memiliki bezel keramik hitam.

Tudor Black Bay dan Rolex Daytona juga memiliki cadangan daya yang berbeda. Tudor didukung oleh gerakan in-house MT5602, sementara Rolex didukung oleh gerakan in-house kaliber 4130. Tudor Black Bay memiliki cadangan daya selama 70 jam, dan Rolex memiliki 72 jam.

Kedua jam tangan dilengkapi dengan daya tahan air. Tudor Black Bay tahan air hingga 200 meter, dan Rolex Daytona dengan tahan air hingga 100 meter.

Tudor vs Rolex, Merek Mana yang Cocok untuk Anda?

Sebenarnya, pilihan antara Tudor atau Rolex tergantung pada preferensi dan kebutuhan masing-masing. Kalau mencari jam dengan nilai sejarah tinggi dan bisa diwariskan secara turun-menurun, maka bisa memilih Rolex. 

Namun, jika mencari jam yang lebih terjangkau namun tetap artistik dan berkualitas, maka bisa memilih Tudor. 

Tudor dan Rolex sama-sama menyediakan pilihan jam entry-level. Pada Tudor, ada koleksi Tudor Style yang elegan dan tradisional, telah diproduksi sejak tahun 1950-1970-an. 

Sementara, untuk Rolex entry-level, bisa memilih Oyster Perpetual 35, jam tangan klasik dengan desain sederhana yang bisa diwariskan dari generasi ke generasi. 

Jika mencari koleksi Tudor atau Rolex, Anda bisa menemukannya di Luxehouze. Semua jam yang ada di Luxehouze terjamin 100% otentik dan bisa didapatkan dengan harga terbaik. Kunjungi Luxehouze untuk mendapatkan jam Tudor dan Rolex pilihan sekarang!